Pengakuan Kades Dana Dari Swadaya Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 14:22:42 WIB

LINTAS UTARA - Pekerjaan pengecoran halaman Kantor Posyandu serta bangunan pelindung mesin sumur bor di Desa Lintas Utara, Kecamatan Keritang, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), menjadi sorotan. 

Pantauan media, Rabu, 16 September 2026, terlihat Sekretaris Desa (Sekdes) Wildan Asrofi, S.Ag. berada di lokasi dan ikut mengerjakan pengecoran halaman Posyandu bersama tiga lainya. 

Saat dikonfirmasi mengenai kegiatan tersebut, Sekdes tidak memberikan penjelasan lebih lanjut dan mengarahkan media untuk melakukan konfirmasi kepada Kepala Desa. “Konfirmasi ke Kepala Desa saja," ujar Sekdes saat ditemui di lokasi. 

Ketika  ditanyakan keberadaan papan informasi kegiatan atau papan nama program desa yang dapat menjelaskan sumber dan besaran anggaran pekerjaan.
Namun, Sekdes menyebut pekerjaan tersebut bukan menggunakan anggaran desa, melainkan dana iuran. “Ini dana iuran," katanya. 

Ketika diminta penjelasan lebih lanjut mengenai dana iuran tersebut, Sekdes belum memberikan keterangan rinci dan kembali mengarahkan konfirmasi kepada Kepala Desa. 

Informasi yang didapat, upah Pekerja Disebut Rp 200 Ribu Per Hari “Rp 200 ribu per hari," ujar pekerja tersebut. 

Selain pekerjaan pengecoran halaman Posyandu, di lokasi juga terlihat bangunan pelindung serta mesin pompa yang berkaitan dengan fasilitas sumur bor. Terlihat dua unit mesin/fasilitas sumur bor di sekitar lokasi. 

Salah seorang warga setempat berinisial JA, ketika dikonfirmasi mengenai penggunaan air dari sumur bor tersebut, mengatakan bahwa dirinya membayar Rp
2.000 per kubik. 

Sementara itu Kepala Desa Lintas Utara Kecamatan Reteh, Salimin SH, ketika dimintai tanggapannya, Kamis, kegiatan yang dilaksanakan hasil swadaya masyarakat. 

Ketika disinggung pagu anggaran pembuatan sumor bor di RT 3 Rp 22.687.000 dan tower air bersih RT 4 Rp 73.590.000 seperti yang tercantum dalam APBDes 2027, "tidak jadi, anggaran devisit,"jelasnya. (Tim)

Terkini