PULAU CAWAN - SMP di Desa Pulau Cawan, Kecamatan Mandah, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), yang berada di bawah naungan SMP Negeri 1 Mandah hingga kini belum memiliki gedung maupun ruang belajar sendiri. Akibat siswa terpaksa belajar di ruangan publik, atau menumpang di rumah warga.
"Selama bertahun-tahun, proses belajar mengajar terpaksa menumpang di rumah warga, kantin iklan, gedung olahraga, dan tempat lainnya sehingga lokasi belajar terus berpindah-pindah," jelas Kepala Desa Pulau Cawan, Said Khairul Hanafiah, kepada media ini, Senin 20 Juli 2206.
Ia mengatakan dirinya kerap meminta izin kepada warga agar rumah mereka dapat digunakan sebagai tempat belajar sementara.
"Saya sering meminta izin kepada warga agar anak-anak bisa belajar di rumah mereka.Tempat belajar selalu berpindah-pindah karena hingga kini belum memiliki ruang kelas sendiri, ujarnya.
Lebih lanjut, Said Khairul Hanafiah mengatakan pihaknya juga telah membantu pengadaan pakaian seragam sekolah bagi para siswa. Menurutnya, masyarakat Desa Pulau Cawan juga turut memperhatikan tempat tinggal guru SMP tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan.Kami masyarakat Desa Pulau Cawan kompak demi anak-anak kami bisa sekolah dan belajar apa adanya.
Meski dengan keterbatasan fasilitas, kegiatan belajar mengajar tetap berjalan. Bahkan, lulusan dari SMP di Desa Pulau Cawan telah berhasil melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA, perguruan tinggi, hingga menyelesaikan kuliah. Hal itu menjadi bukti bahwa keterbatasan sarana tidak menyurutkan semangat belajar para siswa.Said berharap Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir segera memberikan perhatian dengan membangun ruang belajar yang layak.
"Kami berharap adanya bantuan pembangunan ruang belajar.Sudah terlalu lama sekolah ini belum memiliki gedung sendiri. Anak-anak kami juga berhak mendapatkan fasilitas pendidikan yang sama seperti siswa di daerah lain," katanya.
Sementara itu, salah seorang guru yang mengajar di SMP Desa Pulau Cawan, Kamsarudin, yang juga dikenal masyarakat dan orang tua siswa sebagai kepala sekolah, membenarkan bahwa para siswa hingga kini masih belajar dengan menumpang dan pernah menumpang di kantin ikan, gedung olahraga, dan rumah warga karena sekolah tersebut belum memiliki ruang belajar sendiri.
Harapan serupa juga disampaikan para orang tua siswa yang berharap minimal tersedia satu ruang belajar Tetap agar anak-anak dapat belajar dengan nyaman.
"Melalui pemberitaan ini, pihak sekolah dan Pemerintah Desa Pulau Cawan memohon perhatian DPRD Kabupaten Indragiri Hilir.,serta Dinas Pendidikan Kabupaten Indragiri Hilir agar segera merealisasikan pembangunan ruang belajar," harapnya.
Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Indragiri Hilir, Mohammad Wahyudin, S.Pd., saat dikonfirmasi media ini mengatakan aspirasi tersebut telah diterimanya dan akan segera dikomunikasikan dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Indragiri Hilir.
"Insya Allah akan kami tindak lanjuti.Pengaduan ini kami terima, nanti saya akan berdiskusi dengan Dinas Pendidikan Inhil," Wahyudin kepada media ini.(Mus)