Pengolahan Limbah Cair RS 3M Tembilahan Dipertanyakan, Bau Menyengat Tercium di Sekitar Rumah Sakit

Senin, 09 Maret 2026 | 23:12:31 WIB

TEMBILAHAN - Pengelolaan limbah cair di Rumah Sakit (RS) 3M Plus Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menjadi perhatian warga. Sejumlah masyarakat mempertanyakan bagaimana proses pengolahan limbah rumah sakit tersebut sebelum dibuang ke got 

Dari pantauan di sekitar kawasan rumah sakit, sebagian warga menduga limbah cair dari aktivitas rumah sakit dibuang ke saluran got. Dugaan ini memunculkan pertanyaan terkait keberadaan dan fungsi instalasi pengolahan air limbah (IPAL) di rumah sakit tersebut. 

Seperti diketahui, limbah cair rumah sakit seharusnya diolah terlebih dahulu menggunakan unit pengolahan khusus atau IPAL sebelum dibuang. Proses pengolahan ini penting untuk mengendalikan kandungan bahan organik serta menghilangkan organisme penyebab penyakit yang terdapat dalam limbah medis. 

Namun hingga kini, warga mempertanyakan di mana lokasi IPAL yang digunakan oleh RS  3M Plus Tembilahan serta berapa unit IPAL yang dimiliki rumah sakit tersebut. 

Selain itu, sebagian warga juga mengaku sering mencium bau menyengat seperti bau obat-obatan ketika melintas di sekitar kawasan rumah sakit. 

"Kami kalau lewat di sekitar rumah sakit sering mencium bau obat yang cukup menyengat dan tidak enak,” ujar salah seorang warga. 

Kondisi tersebut membuat masyarakat mempertanyakan ke mana sebenarnya limbah cair dari aktivitas RS 3M Tembilahan dibuang, apabila tidak dialirkan ke saluran got. 

Warga berharap pihak rumah sakit dapat memberikan penjelasan secara terbuka mengenai sistem pengolahan limbah cair yang digunakan, termasuk keberadaan instalasi IPAL serta proses pengelolaannya sebelum limbah dibuang ke lingkungan. 

Sementara itu pemilik RS 3 M dr Halomoan ketika dikonfirmasi media ini melalui whatsApp, Senin 9 Maret 2026 hanya menjawab singkat, bapak bisa konfirmasi ke manager kami. Silahkan ke RS 3M," jawabnya. 

Sedangkan menejer RS 3 M, Dimas ketika dikonfirmasi media ini di hari yang sama terkait persoalan limbah ini melalui whatsApp, hanya mengirim video instgram. 

"Ini video nya pak. Kalau dijelaskan di chat terlalu panjang. Di video ini sudah menjelaskan semua pak. Kalau mau datang  silahkan, nanti jumpa sama saya. Kalau di chat susah," jawabnya. (Tim)

Terkini