APBDes Rotan Semelur 2025 Janggal, Inspektorat Dan APH Diminta Periksa Kades

Senin, 27 April 2026 | 10:34:15 WIB

ROTAN SEMELUR - APBDes Desa Rotan Semelur Kecamatan Pelangiran,  Kabupaten Inhil tahun anggaran 2025 menuai sorotan. Hal itu dikarenakan, ada ada dua mata anggaran yang sama dengan angka yang berbeda. 

Seperti yang terlihat pada pada Bidang Penyelenggaraan Pemerintahan Desa. Disana tercantum  dua item mata anggaran yakni Penyedia Operasional Pemerintahan Desa  Rp 129.791.607, sedangkan satunya lagi Rp 30.000.000. 

Warga Rotan Semelur beribisial JN kepada media ini, Jumat, 24 April 2026 mengatakan, dirinya mengaku curiga dengan besarnya pos anggaran tersebut, apalagi dengan dua pagu yang berbeda. 

"Jujur kita jadi bertanya, kegiatan operasional apa yang dilakukan oleh desa sehingga menelan anggaran sebesar itu. Wajar ahirnya masyarakat curiga ada indikasi penyelewengan disana," ujarnya. 

Selain itu warga juga mempersoalkan anggaran Peningkatan Kapasitas Kepala Desa Rp 10.400.000 dan Peningkatan Kapasitas Perangkat Desa Rp 32.600.000. 
Setakad ini warga tidak mengetahui secara pasti,  kegiatan itu seperti apa, dan kapan dilaksanakan oleh pihak desa. 

"Kita tidak tahu bang kapan pelaksanaan kegiatannya. Informasinya dilaksanakan di Tembilahan, siapa yang diutus desa kita tidak tahu," jelasnya. 

Sementara itu warga lainnya menyoroti anggaran pembangunan, rehabilitasi, peningkatan, pengerasan jalan desa dengan total anggaran Rp 465. 016.800. Warga tidak mengetahui secara pasti jalan mana yang dibangun, dan berapa volume yang dikerjakan. 

Dikarenakan banyak kejanggalan yang terjadi, warga meminta kepada pihak Inspektorat dan Aparat Penegak Hukum (APH) Kabupaten Inhil untuk melakukan audit fisik terhadap kegiatan yang dilaksanakan pada tahun 2025 tersebut. 

"Kita meminta kepada pihak terkait untuk memeriksa Pemdes Rotan Semelur, ada indikasi penyelewengan dalam peleksanaan APBDes 2025 teraebut," jelasnya. 

Sementara itu Kepala Desa (Kades) Rotan Semelur, Nusariadi. SP. MPd, ketika dimintai tanggapanya oleh media ini, Ahad, 26 April 2026, melalui whatsApp tidak menaggapi, meski pesan yang dikirim masuk ke hp yang bersangkutan. (Tim)
 

Terkini