ENOK - Camat Enok Rahli SH, mengatakan, pembangunan Jembatan Dua yang terletak di Lorong Kubu Kelurahan Enok, Kecamatan Enok, sekitar 7 tahun lalu, hanya untuk pembangunan jembatan, sedangkan opret jembatan tidak dianggarkan.
"Data yang kita miliki, pembangunan jembatan tersebut, perencanaan nya tidak sepaket dengan opretnya. Sedangkan opret belum pernah dibangun," jelas Camat Enok, kepada media ini, Rabu, 9 September 2026.
Dari pantauan media di lapangan, kondisi jembatan yang dibangun, sudah mulai rusak di beberapa bagian seperti seminisasi jembatan dan besi yang mulai keropos karena dimakan usia.
Pembangunan jembatannya ini menandakan perencanaan yang tidak matang dan berkelanjutan oleh dinas terkait. Akibat opret yang tidak dibangun, jembatan tersebut tidak berfungsi dan bisa digunakan oleh masyarakat setempat.
Kondisi ini menuai kritik pedas dari masyarakat setempat yang merasa diabaikan oleh pihak pemerintah dan dinas terkait. Padahal jembatan tersebut merupakan salah satu urat nadi mobilitas warga untuk melintas kepasar dan anak remaja kesekolah. Akibat proyek yang terhenti pertengahan jalan, warga terpaksa menggunakan jalur lama yang lebih jauh atau melintasi jalan yang lebih jauh.
?"Kami sangat kecewa karena jembatan ini sudah lama dibiarkan terbengkalai tanpa ada kejelasan kapan akan dilanjutkan. Padahal ini akses vital buat aktivitas sehari-hari dan ekonomi warga," ujar salah seorang warga enok kepada media ini, Selasa 8 September 2026.
?Masyarakat Kelurahan Enok mendesak Pemerintah Kabupaten dan instansi teknis untuk segera turun ke lapangan dan memberikan kepastian anggaran serta kelanjutan pembangunan jembatan tersebut sebelum jatuh korban jiwa. (Suf)