Diduga Pengelolaan Dana Bos SMAN 2 Tembilahan Jadi Temuan

Diduga Pengelolaan Dana Bos SMAN 2 Tembilahan Jadi Temuan

TEMBILAHAN - Rumor tidak sedap datang dari SMAN 2 Tembilahan Jalan Tanjung Harapan. Pengelolaan dana BOS sekolah informasinya jadi temuan dari BPKP RI Perwakilan Riau. 

Data yang didapat media ini, Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Tahun Anggaran (TA) 2024 menemukan fenomena atas kurangnya penyaluran alokasi BOSDA yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Riau kepada SMA Negeri 2 Tembilahan senilai Rp. 415.500.000. 

Parahnya lagi, setiap tahun anggaran untuk pembayaran honor di SMA Negeri 2 Tembilahan sangat Fluktuatif. Disinyalir bahwa sistem manajemen pengelolaan keuangan baik dana BOSP dan BOSDA sudah amburadul. 

Untuk diketahui, pembayaran honor dari dana BOSP, tahun 2023 Sebesar Rp 200.000.000, tahun 2024 Sebesar Rp 94.000.000 dan tahun 2025 Sebesar Rp. 119.400.000. 

Kepala Sekolah (Kepsek) SMAN 2 Tembilahan H. Syaiful Anwar. SAg. MPdI, membantah adanya temuan terkait pengelolaan Dana Operasional Sekolah (BOS) sejak 2023 hingga 2025. 

Ketika dihubungi media ini, Rabu, 5 Agustus 2026 melalaui whatsApp, ia dengan tegas membantah rumor yang beredar. "Tidak ada temuan pak," jawabnya singkat. (Suf)
 

Berita Lainnya

Index