KEMPAS - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Inhil dr Udin Syamsudin, mengatakan, bahwa rehab UPT bangunan Puskesma Kempas ahir tahun 2025 dan rebab ruangan UGD awal tahun 2026 kemaren bukan proyek Dinkes Inhil.
"Itu bukan proyek dinas, mereka menggunakan dana BLUD, untuk lebih pastinya silahkan tanya langsung dengan kepala UPT Puskesmas pak Baihaki," katanya ketika dihubungi media ini, Kamis, 7 Mei 2026, melalui whatsApp.
Sementara itu kepala UPT Puskesmas Kempas Baihaki, ketika dimintai tanggapan dihari yang sama hanya membalas singkat, "Saya tidak tau, bapak silakan tanyakan dengan Kapus yang lama ya,"katanya
Sebelumnya, rehabilitasi Puskesmas Kempas tahun anggaran 2025 kemaren, jadi tanda tanya. Dimana pengerjaan di ahir tahun, tampa mencantumkan papan plang proyek sesuai ketentuan perundang-undangan seperti UU No. 14 Tahun 2008 dan Perpres No. 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.
Informasi yang didapat media ini Puskesmas Kecamatan Kempas masih men?unakan tongkat kayu untuk lantainya. Anehnya saat rehab, malah dilakukan seminisasi secara keseluruhan untuk lantainya.
"Jelas kekuatannya dipertanyakan. Apalagi sebagian kayu mulai lapok dimakan usia. Kemudian itu diseminisasi, kalau lantainya nanti ambruk karena tidak mampu menahan beban, bagimana," ujar IK warga Kempas kepada media iini, Senin, 4 Mei 2026.
Masih menurutnya, proyek rehabilitas Puskesmas Kempas memang banyak persoapan dan menuai sorotan. Maret kemaren menjelang Idul Fitri, pihak Puskesmas juga melakukan rehabilitasi ruangan Unit Gawat Darurat (UGD)
"Saat Maret Kemaren, seluruh kegiatan proyek di Inhil belum ada yang jalan. Kenapa Puskesmas Kempas bisa melaksanakan rehabilitasi, itu dananya dari mana," tambahnya.
Dari kejanggalan yang ada, makanya wajar kalau masyarakat mensinyalir ada penyelewengan dalam proses pelaksanakan rehabilitasi Puskesmas. "Apalagi dalam proses pelaksaanaan tidak mencantumkan papan plang, hingga total dan sumber anggaran tidak diketahui," ujarnya.
Sementara dr Dwi Agustina, mantan Kepala Puskesmas Kempas yang sekarang berdinas di Dinkes Inhil, saat dimintai tanggapan oleh media ini melalui whatsApp, Senin, 4 Mei, 2926 tidak menanggapi, meski pesan yang dikirim masuk dan dibaca oleh yang bersangkutan. (Tim)