TANAH MERAH - Proses Penggantian Antar Waktu (PAW) Kepala Desa Tanah Merah saat ini masih berjalan sesuai tahapan yang telah ditetapkan oleh panitia dan pemerintah terkait dan mulai menjadi perhatian masyarakat.
Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades), sejumlah nama mencuat dan hangat diperbincangkan di tengah warga.Tiga Calon Kepala Desa (Cakades) yang disebut-sebut akan maju dalam kontestasi tersebut yakni H. Martin Kedai, M. Yusuf, dan Jon Padli. Ketiganya dinilai memiliki peluang yang sama untuk memimpin Desa Tanah Merah ke depan.
Salah satu tokoh masyarakat yang akrab disapa Pak Nagoya menilai, dari sisi figur dan kesiapan, ketiga calon memiliki potensi masing-masing.
"Kalau kita melihat dari figur dan kesiapan untuk memimpin Desa Tanah Merah, ketiganya punya peluang. Semua memiliki posisi dan pendukung masing-masing. Namun memang sudah ada desas-desus arah dukungan ke salah satu calon," ujarnya.
Sementara itu, saat dimintai tanggapan dari sejumlah tokoh masyarakat lainnya, belum ada pernyataan resmi yang disampaikan. Namun Abdul, tokoh masyarakat Kuala Enok, menegaskan bahwa masyarakat tentu memiliki penilaian tersendiri terhadap para calon.Kami sebagai tokoh masyarakat tentu melihat dari kemampuan, pengalaman, dan komitmen calon. Dari penilaian kami, ada dua kandidat yang cukup menonjol,kata Abdul kepada media ini, 14 Februari 2026.
Berdasarkan pantauan media ini, dinamika politik di kalangan elite desa terlihat cukup aktif dan sarat kepentingan.Meski demikian, masyarakat kalangan bawah mengaku tidak terlalu mempermasalahkan siapa yang akan terpilih, selama Kepala Desa yang terpilih nantinya mampu mengelola dana desa secara transparan dan berpihak kepada rakyat kecil.
Siapa pun yang jadi Kepala Desa Tanah Merah nanti, yang penting transparan dalam mengelola dana desa. Dana desa Tanah merah terbesar di Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), itu Desa Tanah Merah dibanding desa-desa lain, khususnya di Kecamatan Tanah Merah. Desa Tanah Merah menerima dana desa terbesar dibanding desa lain, ujar salah seorang warga.
Di sejumlah kedai kopi, warga juga membicarakan kondisi kemiskinan di Desa Tanah Merah yang dinilai belum mengalami penurunan signifikan. Bahkan, sebagian warga merasa bantuan sosial belum sepenuhnya tepat sasaran.Sekian tahun desa ini, kemiskinan bukan menurun malah terasa makin tinggi. Bantuan dari desa kami tidak pernah tahu ke mana arahnya, ungkap seorang warga lainnya.
Masyarakat berharap ke depan penyaluran bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Bantuan Langsung Tunai (BLT), PBI-JK, hingga Program Indonesia Pintar (PIP) yang bersumber dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dapat dilakukan secara terbuka dan transparan.
Sebagai bentuk keterbukaan, warga mengusulkan agar pemerintah desa memasang papan informasi penerima bantuan di tempat umum sehingga dapat diketahui masyarakat luas. Bahkan, ada pula usulan agar rumah penerima bantuan dipasangi stiker besar sebagai bentuk transparansi.
Siapa pun nanti yang terpilih sebagai kades Desa Tanah Merah, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), kami minta dipasang papan informasi yang jelas tentang penerima bantuan, supaya kami tahu siapa yang layak menerima,tegas warga.Pemilihan Kepala Desa Tanah Merah diharapkan menjadi momentum perubahan menuju tata kelola pemerintahan desa yang lebih transparan, akuntabel, dan benar-benar berpihak kepada masyarakat.(Mus)
- Daerah
- Inhil
PAW Kepala Desa Tanah Merah Bergulir, Dua Cakades Jadi Sorotan, Warga Tuntut Transparansi
Redaksi
Sabtu, 14 Februari 2026 - 12:06:05 WIB
Pilihan Redaksi
IndexRusak Bertahun-Bertahun, Ternyata Segini Anggaran Pembangunan Jalan Sungai Piring
Lantik Kepala Inspektorat, Gubri Ingin Institusi Pengawasan Harus Kuat
Sigit Juli Hendriawan Resmi Dilantik Sebagai Kepala Inspektorat Riau
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Daerah
Warga Desa Igal Keluhkan APBDes Tahun 2025 Yang Tak Tepat Sasaran
Kamis, 12 Februari 2026 - 13:51:46 Wib Daerah
APBDes Desa Pancur 2025 Dipertanyakan, BLT Tidak Tepat Sasaran
Kamis, 12 Februari 2026 - 07:42:16 Wib Daerah
Warga RT 01 Jalan Pekan Arba Desak Pemkab Tutup Dapur MBG Karena Tak Kantongi Izin
Rabu, 11 Februari 2026 - 14:51:51 Wib Daerah
Diduga Tak Kantongi Izin Lingkungan, Operasional Dapur MBG Pekan Arba Jadi Sorotan Publik
Selasa, 10 Februari 2026 - 11:11:06 Wib Daerah

