Usaha BUMDes Tidak Jelas, Pembangunan Tidak Terlihat

Warga Pertanyakan Alokasi APBDes Desa Bidari Tanjung Datuk Tahun 2025

Warga Pertanyakan Alokasi APBDes Desa Bidari Tanjung Datuk Tahun 2025

DESA BIDARI TANJUNG DATUK - Warga Desa Bidari Tanjung Datuk, Kecamatan Mandah mempertanyakan alokasi APBDes tahun anggaran 2025. Meski anggaran dinilai besar, tapi realisasi pembangunan minim dan tidak dirasakan oleh masyarakat. 

Sebagaimana yang data yang didapat media ini, pada APBDes 2025 kemaren, total Peblndapatan Desa Bidari Tanjung Datuk, Kecamatan Mandah Rp 1.449 .274.680.00, yang dibelanjakan dalam berbagai sub kegiatan, seperti sub bidang pembangunan desa, pemberdayaan masyarakat desa, dan penyelenggaraan penerintah desa dan lainnya. 

Seperti yang diungkapkna oleh warga kepada media ini, Sabtu, 31  Januari 2025. Ia mengatakan, APBDes tahun 2025 kemaren,  realisasinya dilapangan tidak jelas. 

"Tidak jelas apa pembangunan yang dilaksanakan pihak desa pada tahun anggaran 2025 yang. Makanya kita heran kemana saja dana pembangunan selama ini," jelasnya. 

Ia menambahkan, warga juga mempertanyakan anggaran pemberdayaan masyarakat. Angaran yang dialokasikan di bidang tersebut dimaksudkan untuk memperdayakan perekobomian masyarakat setempat. 

"Kita tidak tahu secara pasti apa bantuan yang dilaksanakan oleh pihak desa dalam memberdayakan perekonomian masyarakat tahun kemaren, wajar kalau warga pada gilirannya punya pandangan negatif terkait hal ini," tambahnya. 

Sedangkan warga lainnya mempertanyakan BUMDes yang tidak jelas usahanya. Padahal anggaran hampir setiap tahun dialokasikan kesana, tetapi kontribusinya untuk Pendapatan Asli Desa (PAD) tidak ada. 

"Setiap tahun laporannya tidak jelas. Kalaupun pun dilaporkan, untuk pemasukan PAD nol rupiah. Kalau seperti itu buat apa ada BUMDes," ujarnya. 

Untuk itu mereka meminta kepada pihak Inspektorat dan Aparat Penegak Hukum (APH) untuk memeriksa keuangan desa Kuala Gaung, mualai dari tahun angaran 2023 sampai 2025. Diduga kuat ada penyelewengan dalam pelaksanaannya. 

Sementara itu Kepala Desa Bidari Tanjung Datuk, Ramayulis ketika dimintai tanggapannya oleh media ini, Senin 2 Pebruari 2026, hanya menjawab singkat,"datang aja ke Desa Bidari," jawabnya. (Tim)

Berita Lainnya

Index